Melawan Penyakit Leukemia dengan Brokoli

2
Posted December 31, 2012 by Mohammad Andes Bayu Pranoto in Lifestyle

Siapa yang tidak tahu dengan penyakit yang cukup mematikan ini. Namanya yaitu leukemia atau yang biasa dikenal pula dengan nama kanker darah, penyakit ini dapat terjadi karena adanya perbanyakan secara tak normal atau transformasi maligna dari sel-sel pembentuk darah di sumsum tulang dan jaringan limfoid yang umumnya terjadi pada sel darah putih (leukosit). Secara garis besar leukemia yaitu sebuah kondisi dimana sel darah putih lebih banyak dibanding sel darah merah sehingga dapat mengganggu fungsi normal dari sel lainnya yang secara tidak langsung mempengaruhi pula pada imunitas tubuh penderita.

Sumber : sidomi.com

Sumber : sidomi.com

Biasanya seseorang yang menderita leukemia akan mendapatkan pengobatan berupa kemoterapi, terapi radiasi, atau menggunakan obat-obatan. Tentunya hal tersebut dapat secara langsung menyakiti penderita leukimia baik secara fisik maupau psikisnya. Tetapi nampaknya hal tersebut dapat teratasi karena ternyata salah satu jenis sayuran yang tidak disukai tokoh kartun Crayon Shincan yaitu brokoli dapat melawan penyakit leukemia.

Menurut sebuah studi yang dipublikasikan di Public Library of Science ONE dengan penelitian yang dilangsungkan di Baylor College of Medicine menyebutkan bahwa senyawa yang terknonsentrasi di dalam brokoli mungkin mampu melindungi seseorang dari leukemia. Menurut sebuah uji laboratorium menyatakan bahwa senyawa tertentu dalam brokoli dapat menurunkan jumlah sel-sel leukemia akut lymphoblastic.

Menurut Daniel Lacorazza, penulis studi tersebut dan seorang asisten profesor patologi dan imunologi, leukemia lymphoblastic akut adalah jenis kanker sel darah putih yang umum terjadi pada anak-anak. Tingkat kesembuhan pada tingkat ini dapat mencapai 80 persen. Dalam studi tersebut ditemukan pula sulforaphane yang merupakan senyawa alami yang ditemukan dalam brokoli dan diyakini memiliki sifat pencegahan serta terapi pada tumor padat. Kemudian para peneliti menerapkan senyawa tersebut pada sel leukemia manusia yang telah diinkubasi.

Hasil yang ditunjukkan dari uji coba tersebut ternyata menunjukkan bahwa sel-sel kanker tersebut mati setelah mendapatkan terapi senyawa sulforaphane sedangkan sel sehat yang diperoleh dari donor tidak terpengaruh sama sekali. Tetapi menurut Lacorazza, sulforaphane merupakan produk alami tetapi yang digunakan dalam penelitian ini adalah bentuk terkonsentrasi yang telah dimurnikan. Jadi makan brokoli saja seperti biasa, mungkin tidak akan memiliki efek yang sama seperti apa yang Anda lihat di laboratorium.

Walaupun tidak memiliki efek yang sama seperti yang telah melalui olah laboratorium, tidak ada salahnya Anda mengonsumsi brokoli. Selain ada indikasi dapat melawan leukemia tentunya di dalam brokoli terdapat banyak nutrisi yang baik bagi tubuh terutama bagi anak-anak yang memerlukan banyak vitamin bagi pertumbuhan mereka.

Sumber

 

(mabp)



Melawan Penyakit Leukemia dengan Brokoli

About the Author

Mohammad Andes Bayu Pranoto

Saya Bayu tinggal di Bandung. Selalu berusaha menjadi lebih baik. Gemar menulis, ngoding, main game. Sebagai freelance di Inagurasi.com.

Melawan Penyakit Leukemia dengan Brokoli

2 Comments


  1.  
    winny

    Terima kasih, akan saya coba





Leave a Response

(required)